BLANTERTOKOSIDEv102

Cara Tepat Menanam Bibit Tanaman Berdasarkan Jenis Tanah versi Sumber Tani

Cara Tepat Menanam Bibit Tanaman Berdasarkan Jenis Tanah versi Sumber Tani

 

Sumbertani.org - Assalamualaikum Juragan. Salam sejahtera untuk kita semua. 

Bila berbicara soal tanaman unik gak akan ada habisnya, seperti buah Durian. Rupanya tanaman ini memiliki sangat banyak jenis, loh. Di setiap negara diseluruh dunia mungkin punya sedikit nya 10 jenis durian.

Akhir akhir ini masyarakat indonesia sedang gencar-gencarnya menanam berbagai jenis durian, khususnya Durian Musang King. Potensi hasil panen yang berkali kali lipat dari kebun sawit ini adalah salah satu alasannya.

Mengapa begitu?

Durian umumnya bisa tumbuh hingga berbuah di dataran rendah-tinggi. Sehingga bukan jadi alasan jika tidak bisa menanam tanaman ini.

Dengan teknik pembiakan sambung pucuk, pohon durian bisa tumbuh lebih cepat dibanding durian kampung yang bisa menjulang tinggi hingga puluhan meter. Lebih tepatnya sekitar 3-5 tahun.

Loh, kok bisa berbeda waktu berbuah nya gan?

Pertumbuhan tanaman sebenarnya sangat dipengaruhi oleh cara kita memperlakukannya. Apa saja itu?

  1. Menentukan lokasi yang strategis untuk berkebun durian.
  2. Mencari bibit yang unggul & sehat.
  3. Menanam bibit dengan cara yang tepat.
  4. Merawat tanaman dengan pupuk serta perawatan dari hama.
  5. Dan seterusnya hingga Panen.

 

Nah, kali ini kita akan membahas poin nomor 3.

Sebenarnya apakah penting menanam tanaman khususnya durian dengan tepat?

Ya tepat sekali, itu sangat berpengaruh untuk memperoleh pohon tumbuh dengan maksimal. Yaitu dengan teknik Tapak Kuda/Tapak Gajah ("mungkin beda istilah setiap daerah").

Perlu diketahui, tiap jenis tanah & letak geografis lokasi penanamannya mempengaruhi cara tanam nya. Seperti Tanah Gambut, Tanah Datar, Bukit, Tanah Kuning dan lainnya.

Bagaimana sih cara menanam bibit tanaman buah yang paling tepat?

Berikut ini adalah cara tepat menanam tanaman tua seperti Durian, Kelengkeng, Alpukat, Kelapa dsb versi Sumber Tani. Sekali lagi kami ingatkan teknik penanaman ini berdasarkan ilmu pertanian Thailand, jadi jika kamu punya pilihan teknik penanaman lain, silahkan saja.

Tanah Mineral/Perbukitan

  1. Ukur dahulu jarak tanam sesuai keinginan, kemudian beri pancang sebagai tanda.
  2. Gali lubang sedalam 50 cm
  3. Gemburkan lalu timbukan kembali lubang dengan tanah hitam/sekam padi/pupuk kandang/kompos. (Usahakan sudah menjadi tanah)
  4. Letakkan bibit tanaman diatas nya (Posisi bibit setara dengan tanah)
  5. Timbun bibit tersebut dengan tanah di seputarannya, hingga membentuk Gunung/Mangkok terbalik.
  6. Lalu padatkan dengan memukul-mukul timbunan nya dengan Cangkul.

 

Tanah Gambut

Tanah jenis ini memang sangat sulit ditanami tanaman buah-buahan, khususnya gambut berair. Dan biasanya hanya ditanami pohon sawit & aren. Jika ingin menanam di kawasan gambut, kamu harus paham betul cara tanam yang tepat. Karena jika sembarang tanam dipastikan bibit akan mati. Ini sesuai info yang kami dapatkan dari teman-teman yang telah mencoba.

Tanah gambut sendiri memiliki zat asam yang sangat tinggi yang berasal dari pembusukan tanaman/kayu yang mati.

Berikut ini adalah teknik penanaman tanaman buah di tanah gambut versi Sumber Tani.

  1. Ukur dahulu jarak tanam sesuai keperluan, beri pancang sebagai penanda ditiap titik.
  2. Gali lubang sedalam 50 cm & diameter 1 meter.
  3. Masukkan tanah hitam yang gembur. (Jangan masukkan sekam padi karena sifatnya menyerap zat asam)
  4. Letakkan bibit tanaman diatas nya (Posisi bibit agak tinggi dari tanah)
  5. Timbun bibit tersebut dengan tanah hitam yang telah disiapkan hingga terbentuk Gunung/Mangkok terbalik.
  6. Kemudian padatkan gundukan tersebut agar tidak pecah jika dihantam hujan.

Selamat mencoba!

Produk Lainnya